Baby Handsome.
Halo Bella12, saya sepertinya akan terlambat menemuimu. Saya agak sedikit sibuk di jalanan ini jadi aku berharap kamu bisa menungguku.
Sebuah pesan yang cukup pasaran yang sering dilontarkan oleh setiap pria termasuk mantan pacarnya. Karena Bella sering mendapatkan pesan ini, seperti biasa Bella membalas pesan yang cukup singkat 'Y' satu kata horor tapi berjuta maknanya.
Orang yang baru mengirim pesan itu kepada Bella memiliki nama yaitu Boby, pria berumur 27 tahun yang sekarang bekerja sebagai seorang fotografer.
Pada hari pertama Bella mengunakan aplikasi kencan ini dia menjadi rekomendasi paling atas yang secara otomatis langsung menjadi pengikut pertama Bella, kemudian pria itu pun langsung mengirim pesan kepada Bella untuk saling berkenalan dan meminta masing dari mereka untuk bertemu. Selama menunggu pria yang mengajaknya bertemu itu, Bella membuka musik dan mendengarkannya dengan headset, salah itu menghapus beberapa pesan dan pesan tidak penting lainnya yang ternyata membuat memorinya penyimpanan ponselnya menjadi sangat penuh.
"Halo .... anu ... apakah kamu Bella12?"
Seorang pria dengan celana jeansnya berwarna hitam dengan robekan di lututnya serta kaos hawainya sambil memperlihatkan d**a bidangnya yang dilengkapi dengan kalung titanium serta kacamatanya. Rambutnya terlihat klinis dengan gaya rambut belah tengahnya yang berwarna hitam. Sepatunya yang dipakainya terlihat cukup mahal. Wajahnya agak sedikit berbeda dengan foto profilnya yang dilihat oleh Bella kemarin, hidung dan wajahnya agak berbeda setelah Bella berbalik arah sewaktu pria itu menepuk bahunya. Sepertinya dia mempermancung hidungnya dan menyulan pipinya, dan gayanya agak sedikit norak. Kayaknya, pria ini cukup berduit ketimbang ekspektasi yang dinginkan oleh Bella yang ingin mendapatkan pria yang cukup pas-pasan. Bella berharap semoga pria ini memiliki sikap yang lemah sambut seperti tulisan yang tercentang di bio miliknya.
Bella langsung berdiri dan mengenalkan dirinya sambil menundukan tubuhnya dengan sopan. "Hai! Saya Bella12. Apakah kamu Baby Handsome?" ucap Bella sambil menggeser kursi dan menyuruh pria itu duduk dengan suara sopan yang sudah dilatihnya kemarin.
"Ya, saya Baby Handsome dengan pemilik nama asli Boby Fernandez. Maaf Saya terlambat karena saya sedang berada di toko bunga membeli bunga mawar cantik ini untukmu," ucap pria dengan gayanya yang cukup lebay. Ini adalah kencan pertama Bella yang sepertinya agak berjalan kacau, itulah sebabnya Bella memijit kepalanya memikirkan berbagai skenario kegagalan yang mungkin akan terjadi. Tetapi, Bella harus yakin dan percaya diri agar kencan ini berjalan normal.
"Wow, bunga yang sangat cantik. Terima kasih sudah membelikan bunga ini untukku," ucap Bella dengan senyuman yang agak dipaksanya.
Bella pun mulai menyuruh musisi bayarannya untuk bermain musik serta meminta para pelayan untuk menyediakan pesanan yang sudah mereka minta. Bella berusaha sebaik mungkin dan terlihat sempurna di depan pria itu, dan agar semunya terlihat sempurna Bella menyewa restoran serta musisi yang memainkaan musik ini tiga jam sebelum kencan, dan semua pembayarannya di tanggung sendiri oleh Bella yang tentu menguras isi dompetnya lagi. Lagi pula, itu yang dilakukan oleh para pengguna lainnya untuk menaikan popularitas mereka menjadi sosok pasangan ideal yang sempurna.
Di kencan pertama Bella yang harus di jalani sempurna ini, sebelum melakukan kencan ini, Bella harus belajar dari pengguna Gold Bintang 5 bernama Quenn Esmeralda yang merupakan salah pengguna dengan basic pengikut yang lumayan diikuti lebih dari jutaan orang. Wajahnya yang cantik membuat para pria tergila-gila bahkan membuat para wanita iri. Bella belajar dari status Esmeralda yang sering membuat kiat-kiat dalan berkencan yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan pasangan yang dinilai dalam dirimu adalah sikap dan tingkah lakumu yang sopan. Dan tentunya, Bella harus belajar lebih banyak dari Esmeralda yang merupakan ratu perfect dating yang merupakan paket lengkap itu.
"Jadi, kamu bekerja sebagai seorang akuntan di sebuah kantor ternama? Dan kamu mempunyai hobi suka membaca buku, ya? Sepertinya kamu adalah tipe wanita sempurna yang diinginkan oleh setiap pria manapun termasuk diriku," ucap Boby sambil memperhatikan Bella dari ujung kaki hingga ujung rambutnya.
Pria itu mengambil ponselnya dari saku kaosnya dan membuka aplikasi perfect dating dari ponselnya. Bella mendapatkan sebuah pemberitahuan dari ponselnya berupa pemberitahuan kenaikan popularitas dari bintang 3.0 menjadi 3.5. Sebuah kenaikan yang cukup fantastis bagI Bella dan tentu menjadi sebuah kepuasaan bagi teman kencan Bella.
"Ya, saya sudah lama menjadi seorang
akuntan dan ... dan saya dengar kamu mempunyai hobi olahraga, ya? Saya sangat senang bisa berkenalan dengan pria tampan seperti anda," ucap Bella yang sudah merasa nyaman sambil membalas nilai popularitas dari pria itu.
"Olahraga itu hanyalah formalitas di bio akun saya dan yang saya utamakan itu adalah mencari kekayaan serta ketampanan," ucap Boby dengan nada yang cukup sarkas yang pada akhirnya membuat Bella merasa sedikit risih lagi.
Pria itu melanjutkan pembicaraannya sambil menatap Bella yang pada akhirnya membuat Bella canggung, "kalau kamu? Apa yang kamu sukai? Apakah kamu dulunya seorang model? Karena jika dilihat dari lekuk tubuhmu yang indah sudah aku pastikan kamu adalah seorang bintang."
Sungguh, sepertinya Bella akan merasa kewalahan menghadapi sifat pria ini yang terkesan sedikit manja. Tapi tidak apa-apa, tidak ada salahnya mencoba untuk mengulik pria ini lebih jauh sebelum Bella memutuskannya.
Sekarang yang harus Bella lakukan adalah tenang dan menunggu sebelum mengambil keputusan supaya popularitas Bella tidak menurun secara drastis dan tentu saja Bella harus terlihat elegan dan berkelas. Bella pun harus berusaha untuk tidak boleh terlihat canggung di depan pria yang arogan itu. Sekarang, Bella sedikit bercerita sedikit mengenai dirinya agar mereka saling mengenal lebih jauh, setidaknya itulah yang tips dan trik berkencan yang sering di tulis oleh Esmeralda di beranda status miliknya.
"Dengar-dengar gaji seorang akuntan itu lumayan banyak sekali 'kan? Pasti gadis cantik seperti dirimu memiliki uang serta aset yang begitu banyak. Dan pastinya seorang akuntan bisa mengatur begitu banyak uang yang dikeluarkan agar bisa berhemat nantinya. Jadi, mungkin saja uang yang kamu hasilkan bisa kamu tabung untuk membeli 3 petak tanah yang bisa di bangun untuk perumahan," ucap pria itu kemudian meneguk minuman yang baru saja datang ke meja mereka. Entah apa yang ada di pikiran pria ini, yang membuat kepala Bella sepertinya akan segera meledak.
Menurut pengamatan Bella sedari tadi, pria ini adalah seorang playboy cap kadal sekaligus pria matre yang suka mencari wanita kaya demi tujuan tertentu, atau pria ini mungkin sengaja melakukan ini sebelum dia menunjukan sifat aslinya.
"Sepertinya kamu salah pengertian Boby! Maaf kalau aku agak lancang ke kamu. Pekerjaan akuntan tidak jauh-jauh menghitung setiap uang yang harus dikeluarkan tetapi juga harus dekat-dekat dengan namanya buku catatan laporan keuangan yang disebut pembukuan dengan meliputi penjualan, pembelian, pendapatan dan pengeluaran sehingga pekerjaan ini bisa membuat tanganmu menjadi sangat pegal. Itulah sebabnya mengapa mereka menyebut kami sebagai teknisi mesin," ucap Bella panjang lebar. Bella tentu harus mengatakan ini supaya teman kencan ini paham betul apa itu akuntan yang tidak melulu menghitung uang tetapi harus membuat buka laporan yang tebalnya minta ampun.
Tiba-tiba seorang wanita muda yang datang ke arah mereka berdua, mengambil minuman Boby yang sedang di teguknya kemudian menyiram wajahnya hingga basah. "Oh, jadi ini yang kamu sebut pekerjaan, pekerjaanku ternyata menghabiskan uangmu bersama seorang selingkuhanmu," kata wanita kemudian menampar wajah pria. Wanita iu sempat memberikan wajah penuh kebencian kepada Bella yang sama sekali tidak tahu menahu tentang ini.
Dari pada menjadi korban Bella lebih pilih aman untuk diam saja sambil menyeruput kopi panas kesukaannya itu sambil mendengar ocehan wanita itu kepada Boby. Setelah banyaknya ocehan yang cukup lama ternyata teman kencan pertama Bella adalah seorang pria yang sudah beristri. Bella yang tentu mendengar hal itu langsung kaget karena wanita ini bukan hanya memarahi suaminya tapi juga memarahinya sehingga mengatainya sebagai seorang pelakor.
Sungguh, Bella terjebak di antara perseteruan antara pasutri itu, "Hei! Pelakor enggak tahu malu! Seharusnya kamu yang masih muda ini pintar-pintar sedikit cari teman kencan. Jangan orang ini berduit atau apalah itu kamu langsung main terobos aja. Untung hari aku baik, kalau tidak kamu sudah aku hajar sedari tadi."
Sementara itu, Bella sudah menjadi bahan perhatian banyak orang dan menjadi bahan perbincangan disana sudah mulai merasakan aura kemarahan dari istri pria itu. Dia juga pun hanya pasrah setelah dia melihat teman kencannya ini di pukul habis-habisan sehingga membuat sang pria tak berkutik. Bella yang ingin segera keluar dari tempat ini harus tertahan dari posisinya karena wanita itu menatap dirinya dengan tatapan yang menakutkan.
Dan Bella pun hanya mengangguk dan mendengar makian gadis itu dengan seksama setelah suaminya selesai di hajar. Bella yang malang, harus mengalami kejadian tidak mengenakan ini. Dia berharap semoga kejadian ini tidak terulang lagi.
"Kamu awas saja, jika kamu bertemu dengan suamiku lagi," ancam gadis itu kepada Bella sambil menyeret suaminya yang sudah babak belur.
Bella belajar dari hal untuk kencan pertamanya yang sudah dilaluinya ini. Yaitu, jangan percaya dengan pria yang suka menanyai pekerjaanmu apalagi uang, karena pria seperti itu mencari uang untuk istrinya dengan cara yang tidak halal.
Kencan pertama milik Bella untuk hari ini semuanya telah gagal dan berantakan.