Mengusir Rasa Bosan

1887 Words

Satya merasa sekujur tubuhnya mendadak dingin dan bulu kuduk serasa merinding. Di tambah ada embusan napas di lehernya. Ia menginjak rem, lalu menoleh ke belakang. Tidak ada siapa-siapa di sana, lalu seperti ada yang meraba dan menelusup ke dalam kantong celananya. Sempat mantan sekuriti itu melirik ke kiri, kanan, dan atas pohon tidak ada keanehan secuil pun, tetapi mengapa darahnya seperti berdesir dan beban di belakang motornya bertambah berat. Lelaki itu sebenarnya dari dulu sudah sering meninggalkan sholat lima waktu. Namun, sejak hatinya tak tenang setelah mengikuti keinginan Ajeng, ia pun kembali menekuninya. Tak apa tertatih asal terus mencoba, begitu pikir Satya. Lagi pula ia bukanlah pelaku utama dalam ritual pembangkitan mayat. Ia hanya orang yang terpaksa ada demi uang. Selag

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD