Mustika Menjangan Putih

1111 Words

Terjadi lagi persekutuan itu. Hal yang terlarang tapi tak pernah Ajeng dan Pangeran Satria hiraukan. Wanita tersebut telanjur nyaman dengan setiap sentuhan siluman ular di dalam kolam. Ya, di sana keduanya mereguk lagi madu yang rasanya selalu manis, tanpa ada satu pun makhluk yang berani mengintipnya. Lelaki itu meninggalkan Ajeng begitu saja usai melepaskan semua gelora yang mengusik naluri binatangnya untuk kawin. Wanita tersebut masih berbaring lemas, perlahan-lahan ia tarik kain sutera yang tadi ia kenakan. Lalu memakainya asal saja dan berdiri. Bingung, ia pun memberanikan diri kembali ke kamar yang tadi malam menjadi tempatnya melepas segala kehormatan sebagai istri. Selama tujuh hari itu pula sang pangeran benar-benar membuktikan apa yang ia katakan. Tak bisa memang Ajeng menghin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD