Mirna terbang terus sembari meneror salah satu anak buah Candra yang tersisa di dalam hutan. Ia mengulurkan dua tangan berkuku panjang, lelaki itu lantas berlari sembari menjerit ketakutan. Menerabas apa saja yang ada di depan mata. Malam gelap dengan hanya bantuan sinar purnama membuat langkah bodyguard Candra tersebut terseok-seok. Tak sengaja ia menabrak sebatang pohon, berdarah dahinya, kepalanya semakin sakit. Mirna turun lalu meraih kerah baju bodyguard itu, membawanya terbang dari satu pohon ke pohon lain. Ia tak peduli lagi dengan tangisan dari bibir lelaki itu. Kemudian, setelah sampai di tengah hutan, ia lemparkan lelaki itu pada Nyai Melati. Sigap saja dukun tersebut merapal mantra. Lelaki bertubuh besar itu masih ingin menyelamatkan diri. Namun, b***k kesayangan Nyai Melati m

