Firman nekat mengikuti ke arah mana mobil itu membawa paksa Ajeng. Ia tak peduli sekalipun itu suaminya atau bukan. Bagi Firman wanita baik-baik tidak layak diperlakukan seperti itu. Pemuda itu menginjak rem ketika sudah sampai di sebuah rumah lantai satu. Ia menerobos masuk meski dihalangi oleh salah satu bodyguard Candra. Diam-diam Firman juga mahir menghalau orang. Hingga kini ia telah berada di depan pintu rumah suami Ajeng dan mendobraknya begitu saja. Sudah hilang akal lelaki itu hanya karena seorang wanita. “Siapa kamu? Nerobos rumah orang sesuka hati!” bentak Candra. Ia berpaling dari Dahlia yang hanya berdiri menyaksikan semua keributan itu. “Firman,” ucap Ajeng. Semakin ketakutan ia ketika ada lelaki lain yang ke rumahnya. Candra mendorong lelaki itu tetapi Firman masih bis

