Waktu sudah menunjukan pukul enam sore. Tak terasa sudah sekitar hampir tiga jam Dinda dan Joshua mengitari pusat perbelanjaan di daerah Casablanca untuk mencari kebutuhan Joshua selama di Lombok. Kota tempatnya bekerja nanti selama satu tahun ke depan. “Kayaknya udah semua deh” kata Joshua saat mereka keluar dari toko yang menjual sepatu olahraga. “Bener?” tanyaku mencoba meyakinkannya lagi. “Iya udah. Makan yuk” ajaknya. “Ayo. Jadi makan ayam bakar kan?” kataku mengingatkan Joshua akan janjinya di cafe tadi. “Iya. Udah lama juga kan kita gak makan di sana” Kata Joshua. Kami pun berjalan menuju parkiran mall yang berada di basement sambil bergandengan tangan dan senyum yang tak lepas dari bibir kami. Sedangkan tangan yang satunya penuh dengan belanjaannya. Ia tak membiarkanku memba

