3 - First Kill

1238 Words
"haha, bagaimana bisa kamu membunuh mereka semua" tawa ryan yg tak percaya dgn perkataan taylor "mungkin aku memang tidak bisa membunuh semuanya , namun aku akan mencoba untuk membunuh ketua geng tersebut" ryan yg mendengar pun terdiam dr tawanya "lebih baik kamu lupakan semua hal gila itu , karna itu tak akan mungkin terjadi" "mengapa begitu?" "banyak yg mengatakan , kalau kamu berani membunuh ketua geng itu , itu berarti kamu sedang menggali kuburmu sendiri" "memang ad org yg mencoba membunuh ketua geng itu" " dulu ad satu org yg berasal dr negara Amerika , org itu juga tujuannya sama dengan mu , masuk ke dlm geng tersebut dan ingin menghancurkan geng itu , awalnya ia masuk ke dlm geng tersebut dan mengatakan jika ia berkeinginan untuk kerjasama , setelahnya ia pun perlahan mencoba meracuni minuman ketua saat keadaan rapat. ketua yg mengetahui hal tersebut segera membunuh org itu dgn cara memenggal kepalanya."cerita ryan "oh begitu" "iy , jd buanglah jauh" keinginan mu untuk membunuh ketua geng itu" "baiklah , oh ya apakah kau tau dmn markas pusat geng yubitsume" "hmm , ikutlah dengan ku" mereka pun berjalan menuju markas pusat geng yubitsume , sesampainya disana , taylor yg baru saja ingin masuk , segera di tahan oleh ryan "kamu mau ngapain?" tanya ryan sambil menarik tangan taylor "ingin masuk ap tidak blh?" "tentu saja tidak bodoh , apa kau sedang cari mati?" "lalu bagaimana aku bisa menjadi anggota geng yubitsume jika aku tidak masuk?" "kau benar" sdh gila , baiklah masuklah ke dlm sana" "Kau?" "Aku tidak akan kembali lg ke sana , lg pula kau akan menyesal setelah masuk ke dlm geng tersebut" ucap ryan pergi meninggalkan taylor Baru saja ryan ingin pergi tiba" saja seseorang memanggilnya dr belakang "Hei ryan , sdh lama kau tdk kemari" Mendengar suara tersebut , ryan mulai lari dr tempat itu , namun ia terhenti karna di depan sdh ad seseorang yg ia kenal mulai mendekat "Kau knp berlari ryan , kevin memanggilmu" Ryan pun hanya diam ditempat lalu seseorang yg td berada di depannya skrg sdh berada di sampingnya "Hei , untuk ap kau kembali dan siapa org yg kau bawa itu?" Tanyanya "Di...a ingin ja..di anggota ge...ng" ucap ryan dengan nada ketakutan "Oh , kenalkan nama saya dion dan yg td memanggilnya adalah kevin " ucap dion sambil memperkenalkan dirinya "Nama saya miller , saya ingin masuk ke dlm geng ini apakah blh?" "Tentu saja , siapa pun bisa masuk ke dlm geng ini asalkan sdh tau dan menerima konsekuensi tersebut" "Konsekuensi ap?" "Kau harus di tatto timah di bagian tangan mu" "Hanya itu?" Tantang taylor "Ya , setelahnya kau akan berurusan dengan ketua geng ini" jelas dion "Baiklah kalau begitu , saya menerima konsekuensi itu" Setelahnya mereka pun masuk ke dlm markas geng yubitsume. Taylor yg baru saja ingin mengajak ryan masuk , ia sdh tdk melihat lg keberadaan nya , ia pun akhirnya msuk bersama dgn para anggota geng tersebut. Di dlm taylor dihadapkan dengan selembar kertas persetujuan "Ini ap?" Tanya taylor sambil melihat kertas tersebut "Kertas ini adalah peraturan dan semua konsekuensi yg akan kamu terima setelah masuk ke dlm geng yubitsume" jelas dion Taylor pun mengagguk tanda mengerti , ia pun mulai membaca semua peraturan dan konsekuensi yg akan di terima nya setelah masuk ke dlm geng yubitsume itu. Selesai membacanya , baru saja taylor ingin mengambil pulpen di sakunya , ia segera di cegat oleh dion. "Knp? Bukankah aku hrs menandatangani nya?" "Benar , namun kau hrs menandatanganinya dgn darah mu" Taylor pun mengambil sebuah pisau lipat yg berada di saku celananya. Tanpa ragu , ia pun menggorekan jari telunjuknya. Setelahnya ia pun mencap jarinya ke kertas tersebut. "Bagus , besok kamu harus datang kembali ke sini untuk menatto tanganmu" ucap dion lalu mengambil kertas yg sdh di tanda tangani oleh taylor Keesokan harinya , sesuai dgn perintah dion , taylor pun kembali ke markas pusat geng tersebut. "Kau sdh datang , kemarilah" ucap dion Dion pun membawa taylor ke ruang bawah tanah. "Duduk lah dan tunggu sebentar" ucap dion pergi Tak lama , ia pun kembali sambil membawa timah yg berbentuk laba-laba "Kemarilah tanganmu" perintah dion Taylor pun segera menaruh tangannya di atas meja , setelah itu dion pun mulai mengarahkan timah bersi itu ke tangan taylor. "Erggggg" erang taylor saat timah tersebut sudah menyentuh tangannya Setelahnya dion pun melepaskan timah tersebut "Selamat kamu sdh resmi menjadi anggota geng ini dan mulai besok kau akan diberikan tugas oleh ketua" ucap dion lalu pergi meninggalkan taylor "Oh ya , nanti mlm ad pesta di markas odaiba , kau jgn lupa datang ya " ucap dion di ambamg pintu lalu ia pun pergi Setelahnya taylor pun pergi markas itu , saat taylor mau masuk ke dlm mobilnya , ad seseorang yg memanggilnya "Selamat tay " "Oh , hai ryan" "Selamat dan kuharap kau tidak menyesal dhn keputusan mu" "Tidak , aku tidak pernah menyesal dan seharusnya kau juga membantu ku , bukankah itu impianmu?" "Memang benar itu impian ku , namun aku msh sayang terhadap nyawaku sendiri mil , jd lebih baik aku tidak mengikuti jejak mu" "Namun , bukankah kau tdk diizinkan keluar begitu saja dr geng itu?" "Iya , tp aku berusaha untuk kabur saat ad anggota geng yg menemukanku , kalau begitu aku pergi dulu" ucap ryan lalu lari dr markas itu Mlm harinya , taylor pun pergi ke pesta yg diadakan para anggota geng yubitsume yg berada di odaiba Sesampainya di sana , taylor pun segera masuk ke dlm markas tersebut. Dlmnya ad beberapa org yg sedang bermain poker , ad juga yg sedang minum minuman alkohol dan juga ad yg sedang bemain wanita. Taylor yg masuk ke dlm markas itu hanya duduk di dekat meja barnya dan memesan segelas bir "Kau sdh datang , ingin ikut bermain poker" ajak dion "Tidak terimakasih , saya disini saja" "Ayolah , hanya sekali" "Baiklah" Setelahnya taylor pun pergi ke tempat org" yg sedang bermain poker , sesampainya disana , ia melihat ad seseorang yg waktu itu menangkap basah nya saat sedang mengintip markas odaiba. Taylor pun berjalan mendekati org tersebut. "Bisa ikut sebentar dgn ku" ajak taylor padanya "Untuk ap?" "Aku hanya ingin bertanya tentang beberapa tempat disini" "Ap kau anggota baru yg banyak di bicarakan itu?" Taylor hanya menganggu , setelahnya org tersebut pun menuruti permintaan taylor "Sebelumnya perkenalkan nama saya miller" "Sdh tau , seharian ini hampir semua org membicarakan mu , namaku tomo" "Apakah disini banyak org jepang atau dr negara lain?" "Banya dr anggota kami berasal dr negara asing seperti dion , ia berasal dr canada" "Oh seperti itu" Setelahnya sampailah mereka di suatu ruanga yg sdh lama tdk dipakai oleh para anggota yubitsume "Ini dimana?" Tanya taylor "Kita berada ruangan yg dulu untuk menghukum para anggota yg melanggar peraturan yubitsume , namun karna kekerasan sdh tidak diperbolehkan lg , maka dr itu ruangan ini pun sdh lama ditinggalkan" cerita tomo Setelahnya taylor pun berjalan-jalan di sekitar ruangan itu , lalu ia pun mencari kesempatan untuk membunuh tomo Perlahan ia pun mempelajari gerak gerik tomo dan melihat apakah ad seseorang sekain mereka yg berada di ruangan itu. Selesai mengecek semua keadaan ia pun segera mengambil pisau yg berada di saku celananya dan segera berlari ke arah tomo Zrakkkk Taylor langsung menusuk ke arah jantung tomo "Kena...pa kau membu...nuh ku...." Ucap tomo "Karna kau akan membunuhku jika kau mengetahui siapa diriku" ucap taylor lalu meninggakan tomo di ruangan tersebut.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD