24 HARUS BAGAIMANA

681 Words

Satya membenarkan selimutnya. Lalu kini menatap tangannya yang masih terbebat selang infus. Sudah 2 hari ini dia terbaring di atas brankar, dan merasa bosan. Tapi dia merasa  bersyukur karena Cean alias dewinya tidak apa-apa. Hatinya sudah mencelus saat melihat mobil yang akan menabrak Dewi itu melaju begitu saja. Untung dia dengan cepat dapat menarik Dewi sehingga tubuh Dewi tidak ditabrak mobil yang langsung tancap gas melarikan diri. Dia terjatuh dengan keras ke atas aspal. Entah bagaimana kening dan wajahnya bagian kanan menghantam keras permukaan jalan. Yang dia tahu, saat itu Dewi sangat shock. Bahkan Satya tidak menyadari kalau dahinya dan pipinya berdarah. Karena Dewi tiba-tiba jatuh pingsan dipelukannya. Dia dibantu orang sekitar dan langsung dilarikan ke rumah sakit saat mereka y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD