Mendengar suara tangisan Viola yang lirih itu, seperti pisau yang tadi digenggamnya, dihunjamkan dengan kuat dalam dadanya. Viola selalu terlihat setegar batu karang, dan ketika akhirnya tetesan bening itu luruh dari matanya, Nero bisa merasakan sebesar apa ketakutan yang dirasakan wanita itu. Dasar b******n! Jika pria itu masih berkeliaran di luar sana, Nero bersumpah akan memburunya, dan tidak akan memberi ampun kepada penjahat itu. Bahkan hingga ke lubang tikus pun, Nero tidak akan pernah melepaskannya. Jika ada satu hal yang sangat disesalinya sekarang, itu adalah kenapa ia tidak mengenal Viola sejak dulu. Jika ia tidak pernah pergi untuk mencari ibunya, Viola tidak akan mengalami kejadian ini. Wanita itu akan baik-baik saja dan tidak akan mengalami trauma. Ia akan menjaga Viola sepe

