Lama setelah makan malam itu usai, Nero merebahkan diri di tempat tidurnya yang baru di apartemen. Rumah ini masih terasa asing, tetapi juga sedikit menenangkan karena ia tahu bahwa Viola ada di dekatnya. Jika terjadi apa-apa, walaupun ia sungguh tidak mengharapkan itu terjadi, dirinya bisa berada di hadapan Viola dalam hitungan detik. Ia memandang langit-langit kamarnya sambil menghela napas putus asa selama beberapa kali. Pada akhirnya, Nero memilih untuk tidak mengatakan bagaimana perasaannya pada Viola. Jujur, ia tidak sanggup dijauhi oleh wanita itu. Itu tidak akan bisa ia tanggung setelah dirinya baru saja menemukan ritme hidup barunya yang menyenangkan. Selain itu, Nero juga tidak ingin jika suasana di antara mereka berdua akan menjadi canggung nantinya. Ia adalah saksi di mana hu

