Apa Kau Punya Kekasih?

1348 Words

Dalam perjalanan dari PH ke rumah, apartemen maksudnya, kami sempatkan untuk membeli makanan. Karena bisa dibilang aku tidak makan tadi. Nasi yang dibelikan Eka masih terbungkus rapi. Aku baru menyesap sedikit cola dan mencomot beberapa potong kentang goreng dengan saus saat tiba-tiba Kia datang. Kehadiran Kia membuatku lupa yang namanya lapar. Aku sama sekali tidak tertarik menyantap kudapan yang termasuk mewah saat kami masih kuliah dulu. Sebulan sekali, paling tidak, kami akan mendatangi kedai ayam goreng siap saji tersebut. Bagi kantong mahasiswa seperti kami, bertahan hidup lebih penting daripada mengikuti selera mulut. Miskin banget, ya? Mungkin aku takkan semiskin itu jika pengeluaran makan hanya sekali. Nyatanya aku makan tiga kali di luar. Aku sudah bilang, kan, kalau Kak Sara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD