Comeback Home

1903 Words

Belum ada jam sebelas saat tiba-tiba Mbak Nina berdiri di depan mejaku. Dia terlihat gugup. Ketenangan yang biasa dia tampilkan menguap bersamaan dengan banyak kepala yang menoleh pada kami. “Belum selesai, Mbak.” Aku melirik jam digital di meja. Aku bilang habis makan siang akan menyerahkan laporan ini. Masih ada waktu setidaknya satu jam lagi. Sebenarnya tinggal sedikit lagi, tapi aku harus memeriksanya kembali supaya tidak ada yang terlewat. Aku tidak mau kecerobohanku menjadi masalah dan merepotkan orang lain. “Periksa ponselmu, Ra.” Aku masih memandang Mbak Nina sambil meraih tas. Tas tanganku tersimpan di laci meja. Aku sengaja memasang mode senyap tanpa getaran supaya bisa lebih konsentrasi saat bekerja. Aku tidak mau dinilai hanya main-main, seperti tuduhan Mbak Rani, karena dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD