Hisc 37

1222 Words

Sava mengangguk pelan. Suaranya terdengar menegang, nyaris seperti menahan sesuatu yang hendak pecah dari dalam. “Polisi menemukan mobil yang dikendarai Lani. Terperosok ke jurang... dalam kondisi hangus terbakar. Yang tersisa hanya rangka.” Tubuh Anita menegang. Wajahnya mendadak pucat. Tangan kanannya otomatis terangkat, menutupi mulut yang terbuka karena terkejut. Napasnya tertahan, seperti ada udara yang tak bisa masuk ke paru-parunya. “Ya Tuhan...” bisiknya, nyaris tak terdengar. Sava menelan ludah. “Ada jasad di dalam mobil itu... tapi...” suaranya mulai bergetar, “...yang tersisa hanya tulang belulang. Proses identifikasi dan otopsi masih berlangsung. Namun... itu memang mobil Lani, Ma. Aku sudah melihatnya sendiri.” Anita menunduk perlahan, matanya membelalak kosong, tak sangg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD