Garda mengernyitkan alisnya, tampak bingung dengan permintaan Dara yang terkesan sangat mendadak. "Uang kontrak? Bukankah di dalam perjanjian, pembayaran kedua baru akan dicairkan setelah persalinan selesai, Dara? Untuk apa kamu meminta uang sebanyak itu sekarang? Di rumah ini, semua kebutuhanmu sudah dicukupi bukan?" Dara terkekeh sinis, menyembunyikan kepanikannya di balik topeng materialistis yang sengaja ia pasang. "Dicukupi?" sindir Dara tajam. "Mas Garda bilang posisi saya di sini sudah jelas hanya sebatas materi dan kontrak, kan? Kalau begitu, anggap saja saya sedang menuntut hak saya lebih awal. Saya butuh jaminan. Dengan sikap Nyonya Rissa yang makin aneh belakangan ini, siapa yang bisa menjamin kalau setelah bayi ini lahir, kalian nggak akan mendepak saya begitu aja tanpa sepes

