Lima Puluh Sembilan

1416 Words

Alen membuka pintu ruangannya setelah selesai meeting dengan para pengacara yang ada di bawah naungan firma hukumnya. Ia melihat punggung seorang pria yang sudah lama tak ditemuinya. Punggung itu tampak lebih kuat daripada saat pertama kali dia melihatnya. Masih ingat betul dalam ingatan Alen bagaimana sosok Baron 5 tahun yang lalu. Kala itu Baron masih menjadi penyidik junior. Namun, setelah melihat sikap dan tekadnya dalam menyelidiki suatu kasus, Alen percaya bahwa suatu saat nanti dia akan tumbuh menjadi seorang penyidik senior yang berkompeten dan bertanggungjawab. Hal itu terbukti dengan kehadirannya di ruangan Alen saat ini. “Sudah lama tidak bertemu, Penyidik Baron.” Sapanya hangat. Baron tersenyum dan menjabat tangannya. Persis seperti yang dia lakukan 5 tahun lalu. Bedanya, d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD