bc

Brondong Konglomerat

book_age18+
2
FOLLOW
1K
READ
gangster
like
intro-logo
Blurb

Jasver Owais si anak konglomerat Jakarta jatuh cinta pada pandangan pertama dengan seorang cewek tomboy dan cantik bernama Embun Nagita.Kejadian itu bermula saat Jasver yang duduk di bangku SMP di rampok di sebuah gang jalan sempit saat sedang melancarkan aksi kabur dari para bodyguardnya.Tiba-tiba saja Embun datang sebagai penyelamat dan menghajar para perampok.Saat itu Jasver Owais Adhinata pewaris tunggal Perusahaan terkenal dan terkaya se-Indonesia itu langsung terpesona dengan Embun.Namun hal tak terduga ternyata Embun adalah bos dari perampok di kota tersebut sekaligus bos preman di Jakarta.Bukannya marah,Jasver malah memohon pada Embun untuk menculiknya dan minta tebusan yang banyak pada keluarganya yang kaya raya.Pertemuan yang tak di sangka itu menumbuhkan benih-benih cinta antara mereka berdua walaupun beda umur tiga tahun.Banyak sekali rintangan yang harus mereka hadapi.Akankah cinta beda usia dan kasta itu berjalan mulus???.Novel komedi romantis yang kocak dan baper.Semoga kalian suka.Big Love❤️❤️❤️NOVIA SAMNA DEWI

chap-preview
Free preview
1.Cewek Satria FU
"RADEEEEN.....JANGAN LARI,DEEEN!!!" Teriak Pak Lik Kliwon,supir pribadi Jesver Owais Adhinata,seorang Putra Mahkota pewaris kekayaan keluarga Adhinata. BLEEEEEK.... Jesver malah terus berlarian sambil menjulurkan lidah pada supir pribadinya itu. "Owalah yoo Den,Den,mbok ojo gawe sirahe Pak Lik ngelu too yooo yooo...!" Keluh Pak Lik Kliwon sambil neplakin jidatnya sendiri.Dia ngomong pake bahasa Jawa karna aslinya orang Blora,sebuah kabupaten yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Rasain lo!.Emangnya enak,gue kerjain?!.Haha." Tuan Muda Jesver berjingkrak senang sambil ngumpet di suatu tempat. Tiba-tiba saja ada seseorang yang menabok lirih punggung Jesver dan saat dia membalikan tubuhnya ... HUWAAAAA ..... Jerit Jesver kaget dan dia langsung seketika itu juga berlarian blingsatan kayak lagi dikejar sama setan. "Jangan kabur,Deeen Jesver!" Seru para bodyquard keluarga Adhinata yang saling berlarian mengejar tuan muda mereka. Jesver sampai masuk ke dalam gang perumahan yang sempit karna saking kagetnya tadi.Dia lupa wejangan Ayah Ibunya agar jangan sampai terpisah dengan para penjaganya terutama saat berada di jalan raya.Namun kali ini,Jesver sama sekali tidak menggubris perkataan orang tuanya itu. Dia sangat bosan dengan kehidupan di istana Adhinata yang sangat monoton untuknya. Kehidupan di istana yang penuh dengan kemewahan dan serba ada itu sudah tidak menarik lagi baginya.Kali ini dia ingin melihat bagaimana dunia luar sebenarnya. Jesver yang masih mengenakan seragam SMP itu terus berjalan menyusuri gang-gang sempit yang kadang sangat sepi dan kotor. Perlahan,Jesver mulai menyesali keputusannya untuk kabur dari mobil dan kejaran para bodyquardnya saat bulu kuduknya mulai berdiri karna dia merasa sedang diikuti oleh seseorang. Dan benar saja,tidak lama kemudian,datanglah segerombolan anak-anak yang usianya jauh di atas Jesver,mereka menyeringai dengan ganas.Padahal nggak usah menyeringai juga wajah mereka udah asli nakutin banget sumpah. "Ada ayam broiler!" Ucap cowok bertubuh paling kekar berseragam SMA.Dia langsung menunjukan tato gambar tengkorak di dadanya pada Jesver yang entah maksudnya apa,mungkin dia pengen banget diakui sangar atau keren karna udah punya tato. "Gue bukan ayam broiler!" Sahut Jesver lantang. "Main nyahut aja lo kayak burung beo!" Sahut cowok bertubuh kerempeng sambil sibuk membuang ingusnya yang bikin Jesver pengen muntah. "Gue juga bukan burung beo!" Jesver masih aja nyahut kayak emak-emak. "Banyak bacot ini anak!.Buruan kasih gue duit lo!.Mana dompet lo?!" Cowok yang satunya lagi nggak sabaran.Dia mengambil paksa dompet di saku celana Jesver tanpa ada perlawanan. Jesver sibuk mikir karna kalo dia gegabah,bisa-bisa dia pulang ke rumah sakit,bukannya ke istana Adhinata. "Waduhh,anak orang kaya nih bos!" Teriak cowok terakhir itu sambil tersenyum amat senang. Lalu para gang perampok itu sibuk menghitung uang ratusan ribu yang nggak ada habis-habisnya itu.Padahal baru aja nyopet dompetnya. "Wah nggak beres nih,orang tua lo pesugihan tuyul atau gimana sih?.Kok nggak habis-habis gue ngitung ini duit?!" Jeplak si kerempeng sambil melirik ke arah Jesver. "MINGGIR!!!" Teriak seseorang sambil membunyikan klakson motor Satria FU nya.Membuat para perampok itu menyingkir ke samping menghindari motor yang melaju hampir saja melindas mereka. "Dasar gila lo!!!" Teriak ketua gang perampok itu sengit.Mungkin dia merasa rugi karna acara merampoknya diganggu sama orang lain. Jesver masih saja bingung dengan keadaan di depan matanya itu. Namun dia terbelalak saat melihat pemandangan indah di depannya saat ini. Bagaimana tidak???.Ada seseorang yang mencoba melepas helmnya dan sibuk mengibaskan rambutnya kesana kemari mirip di iklan sampo. Hal ini langsung membuat Jesver terpesona. Dia lebih kaget lagi saat melihat wajah cewek cool tadi yang ternyata sangat cantik jelita. "Mohon maap,anak orang kaya,bisa dilap nggak itu iler lo sampai netes lihatin cewek itu!" Jeplak si gendut pada Jesver yang masih saja asyik menatap gadis di depan sana. Namun tiba-tiba saja cewek yang bikin hati Jesver kebat-kebit itu malah justru berkelahi dengan para perampok kelas coro dan ndeso itu sampai mereka kalah telak. "Onde mande......" Ucap Jesver takjub. "Ternyata jago berantem juga?!" Jesver benar-benar jatuh cinta pada pandangan pertama dengan cewek satria FU itu. "Balikin duitnya!!!" Bentak cewek itu galak yang langsung membuat para perampok tengik itu memberikan uang hasil merampok mereka. "Yaah,kan mau buat beli rokok sama makan,Kak!.Kasih selembar...aja,please!" Pinta si kerempeng memohon. "Ambil aja,nggak apa-apa kok!" Sahut Jesver sambil tersenyum. Si cewek manis itu bingung. "Kok malahan lo kasih ke perampok,sih?!" "Kasih aja,kasihan!" Cewek Satria FU itu merebut paksa semua uang yang ada di tangan para perampok kelas coro.Lalu dia memberikannya pada Jesver. "Sebenarnya,kalo kalian minta baik-baik sih malah gue kasih!.Kenapa harus main ambil paksa segala?!" Ucap Jesver senang .Lalu dia membagikan uang pada gang berandal itu masing-masing orang satu lembar. "Etdaah,baik banget sih bos?.Sorry ya,tadi gue ngatain lo ayam broiler!" Si ceking langsung baik-baikin Jesver karna udah dikasih duit. "Sorry juga gue tadi ngatain lo burung beo!.Tapi tambah lagi napa sih bos?!.Itu duit lo banyak banget,kan?!" Ketua gang yang pamer tato tadi juga ikutan minta jatah duit.Akhirnya Jesver kembali mengulurkan uang seratus ribuan untuk mereka masing-masing ditambahin satu lembar. "Itu,kenapa lo senyum mulu dari tadi ya?!" Tanya si ceking sambil menunjuk ke arah Jesver. "Mulut lo kram atau gimana?" Sahut yang lain. "Gue ....Ehh,gue boleh kenalan sama lo,nggak?" Jesver menatap cewek Satria FU tadi. Namun tiba-tiba saja dia dikagetkan oleh para bodyguardnya yang langsung mau menangkapnya. Karna kaget dan posisinya yang nggak stabil,akhirnya Jesver justru menabrak cewek pujaan hatinya itu sampai tubuhnya berada tepat di atas tubuh cewek cantik jelita itu. Jesver terbelalak saat dia menyadari bahwa bibirnya menyentuh sesuatu yang sangat lembut dan bau wangi permen mint. Ternyata ohh ternyata,Jesver nggak sengaja mencium cewek yang sudah menawan hatinya itu. "ANJAY!!!" Teriak para perampok itu kompak. "Malah lihat orang cium-ciuman segala,lagi!!!" Protes si kerempeng sambil neplak jidatnya sendiri. "RADEN JESVER???!" Teriak Pak Lik Kliwon panik. "Ehhh....." Jesver langsung siuman dari alam bawah sadarnya yang tiba-tiba saja mabuk kepayang saat bibirnya bersentuhan dengan bibir cewek satria FU itu. Jesver beranjak untuk berdiri dan dia mencoba untuk mengulurkan tangan membantu pujaan hatinya. "Sorry,tadi gue...." Jesver mau minta maaf namun tiba-tiba saja ada suara yang menggelegar dari arah kanan. "EMBUUUUUUUN,DASAR ANAK NAKAL,SINI LO!!!" Para kerumunan gang berandalan itu mendadak kocar-kacir nggak karuan saat seorang wanita datang dan berlari ke arah cewek pujaan hati Jesver. Embun Nagita berlarian lalu dia berhasil kabur dengan Satria FU nya. "Maaf Maak,Embun mau lanjut sekolah dulu!" Sahut cewek itu sambil ketawa ngakak setelah berhasil memakai helmnya.Lalu dia dadah-dadah sama Emaknya. Yang balas dadah-dadah malah tuan muda Jesver sambil tersenyum pula sampai para bodyquardnya heran. "Malah kabur bocah,awas lo ya!!!" Teriak wanita yang kelihatannya adalah Ibu dari Embun. "Den Jesver nggak apa-apa,kan?!" Tanya Pak Lik Kliwon panik.Dia memeriksa seluruh tubuh juragannya satu persatu dan bernafas lega karna aman. "Ada yang hilang,Pak Lik!" Rintih Jesver melankolis. "Apa,Den???" Sahut bodyquard yang lain secepat kilat. "Raden di rampok,ya?!" Desak yang lain. "Iya..." Sahut Jesver sambil menghela nafas panjang. Pak Lik Kliwon bergegas memeriksa dompet tuan mudanya dan heran. "Apanya yang hilang,Den?.Duit kah???" "Bukan!" "Lalu???" "Hati saya sudah hilang dibawa oleh cewek tadi,Pak Lik!" "Busyet,bocah!!!" Teriak Pak Lik keceplosan dan bodyquard yang lainnya sibuk neplakin jidat sama kelakuan tuan mudanya yang ternyata kepincut sama cewek yang lagi dikejar sama Emaknya itu. Selanjutnya... ❤️Brondong Konglomerat❤️

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

His Unavailable Wife: Sir, You've Lost Me

read
11.3K
bc

Secretly Rejected My Alpha Mate

read
36.6K
bc

The Luna He Rejected (Extended version)

read
623.0K
bc

Claimed by my Brother’s Best Friends

read
831.5K
bc

The Lone Alpha

read
125.9K
bc

Bad Boy Biker

read
8.9K
bc

The CEO'S Plaything

read
20.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook