Luxorth

2385 Words

Chapter 47: Luxorth     Hawa dingin menusuk permukaan kulit dan menembus hingga ke tulang membuat rombongan Rhaga harus merapatkan pakaian mereka selagi berjalan menuju ke gerbang kota yang terletak tak jauh di depan mereka. Berminggu-minggu mereka menjelaja dari satu kota menuju ke kota lainnya, hingga akhirnya tujuan mereka yaitu Luxorth sudah ada di depan mata. Itupun jika mereka berhasil melewati penjaga. Jika rencana mereka gagal, maka habislah mereka.   “Ada yang aneh,” ujar Rhaga pelan. Tatapannya mengamati seluruh dinding dan gerbang, memperhatikan satu persatu penjaga yang saat ini sedang berjaga. Yang lainnya pun mengikuti apa yang dilakukan oleh Rhaga, tapi mereka tidak tahu apa yang aneh dari penjaga, dinding, dan gerbang itu. Semuanya tampak sama. Sama-sama membuat jantun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD