No Hope

2080 Words

Chapter 54: No Hope   Pintu bambu itu terbuka, seorang pemuda dengan langkah tidak sempurna berjalan masuk ke dalam halaman rumah sembari memikul keranjang di punggungnya. Seorang gadis berjalan menghampirinya, membantunya untuk menurunkan keranjang yang berisi banyak barang itu. Setelah keranjang tersebut diturunkan dari punggungnya, dia beristirahat sembari duduk di beranda pondok kecil itu.   “Di mana Risaya?” tanyanya pada Ozanne yang mengeluarkan isi keranjang. Aranhe baru saja kembali mencari persediaan mereka. Setelah satu tahun berkelana dan berpindah-pindah tempat akhirnya mereka menemukan sebuah pondok terbengkalai tepat di luar perbatasan Narth. Dua tahun berikutnya mereka tinggal di tempat itu sembari menunggu kehadiran Rhaga yang semakin lama mereka menunggu, rasanya harap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD