Chapter 39: The Lilac Rangkaian bunga di tangan Rhaga itu cantik, perpaduan warna ungu dan putih sangat cocok sekali. Namun, Rhaga masih ragu-ragu apakah orang yang akan dia berikan bunga ini akan suka atau tidak. Risaya telah membantunya merangkai bunga ini sedemikian rupa hingga menjadi sebuah buket bunga yang menawan, jika orang tersebut tidak suka berarti masalahnya bukan ada pada bunga ini, hanya saja orang itu tidak menyukai bunga, itu saja. Setelah meyakinkan diri selama beberapa saat di depan pintu utama, Rhaga meminta para penjaga untuk membuka pintu untuknya. Seorang pelayan wanita menghampiri Rhaga yang terlihat bingung setelah masuk ke dalam tempat itu. “Tuan … ini adalah kediaman Permaisuri, tidak sembarang pria bisa masuk ke mari.” Rhaga menunjukkan sebuah t

