Jangan Lupa Vote dulu sebelum baca yes? Happy Reading ***** Efek dari ciuman yang dilakukan Barry ternyata cukup serius. Keduanya, ah bukan...bukan, tapi Maghia sekarang lebih suka menjaga jarak. Sudah dua hari ini, dia menghindar jangan sampai ketemu Barry. Meski sudah berkali-kali mensugesti dirinya kalau dia nggak merasakan apa-apa, tapi faktanya tiap mengingat ciuman itu pipinya merona Teknik Barry memang benar-benar hebat. Bibir Barry yang suka berkata-kata kasar dan ketus itu ternyata lembut dan seperti permen kopi yang melumer di dalam mulutnya. Maghia menggeleng-gelengkan kepala keras-keras. Rambutnya yang tebal mengenai pipi, sebelum jatuh kembali ke pundaknya. Mata perempuan itu terpejam, saat mengingat kembali ciuman mereka. Ciuman itu sanggup membuatnya melayang ke awa

