Kejujuran terkadang bisa menyesakkan, menghancurkan hati, dan membuatmu tak mau menerimanya. Pada akhirnya semua rasa itulah yang menimbulkan ketakutan di dalam hatimu untuk menerima kebenaran. Kau memilih untuk menutup bibirmu dengan rapat, menutup telingamu, dan menolak untuk menerima semua kebenaran yang terlihat begitu jelas di depan matamu. Kau takut bila apa yang akan kau katakan ataupun dengar akan membuat hatimu semakin hancur lebut, hingga tak ada lagi yang tersisa di dalam hatimu. Semuanya berantakan. “Kenapa kamu meminum s**u hamil?” Pertanyaan itu keluar begitu saja dari bibir Lian. Pertanyaan yang mengganggu benaknya itu, tak lagi bisa ia simpan sendiri. Bukannya dirinya kurang peka atau tak paham, akan tetapi petunjuk di hadapannya begitu jelas. Ayu mual dan mutah. Wanita it

