“Kenapa nggak ngabarin kalau pulang?” tanya Papa kepadaku. Aku tersenyum lebar. “Kan biar surprise,” jawabku. “Kalau ngabarin dulu kan Tante bisa masakin kamu makanan enak,” kata Tante Dewi. “Masakin makanan enaknya besok aja, Tante,” balasku seraya mencomot kue bikinan Tante Dewi yang ada di meja dan memakannya. Tante Dewi tersenyum lalu menganggukkan kepala. “Oke. Kamu Tante mau masakin apa? Rendang? Soto betawi? Atau mau steak?” “Terserah Tante aja. Semua masakan Tante enak kok.” “Kamu ini bisa aja,” balas Tante Dewi sambil terkekeh. “Revan mana? Kok nggak ada kelihatan dari tadi siang?” tanya Papa kepada Tante Dewi. “Tadi katanya habis dari kampus langsung ke rumah temennya. Ngerjain skripsi.” “Wah, Revan rajin,” sahutku tidak percaya.

