Pinka mengamati pantulan wajahnya di cermin. Bibirnya membentuk senyum lebar yang membuat kecantikannya bertambah. “Awas aja ya, gue udah cantik gini masih belum nembak juga,” katanya menunjuk ke arah cermin. Siang ini dirinya akan bertemu dengan Revan, kakak tiri Lula. Revan bilang dia akan mengajak Pinka jalan-jalan ke manapun yang Pinka mau. Pinka sudah cukup senang Revan mau meluangkan waktunya untuk datang ke Jakarta menemuinya. Dan bisa jalan berdua dengan Revan adalah bonus baginya. Setelah selesai bersiap-siap, Pinka langsung meninggalkan kamar untuk menuju teras rumah. Ia berniat menunggu Revan di sana. Tadi Revan sudah mengabari Pinka jika dia sedang dalam perjalanan menuju rumah Pinka. Dan katanya juga sudah dekat. Revan bilang beberapa menit lagi samp

