Bukan topeng biasa

1219 Words

Erwin menatap Mayang seolah telinganya tidak memiliki kemampuan menangkap suara dan hanya bisa membaca gerakan mulut Mayang saat bicara. Sangat aneh karena Erwin baru mengerti ucapan Mayang setelah dia menatap mata Mayang dengan tajam dan sama sekali tidak menemukan kebohongan. “Kau sadar berapa banyak kerugian yang ditanggung YKC? Kami sudah mempersiapkan publikasi secara besar-besaran menjelang launching produk terbaru denganmu sebagai modelnya. Bagaimana bisa kau mundur begitu saja?” Mayang menghela napas dengan berat. Dia tahu sikapnya jauh dari kata professional tetapi dia juga khawatir bila Meli memanfaatkan kemiripan wajahnya. “Aku yakin pada saat kau setuju dengan surat perjanjian hitam di atas putih kau sudah terikat sebagai model YKC dan harus mengikuti semua aturan yang dibe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD