Narendra POV. Aku mendapatkan dua tiket nonton dari klienku. Aku menatap dua tiket itu dan bingung akan digunakan untuk siapa. Tak lama kemudian, Teguh datang dan membawa dokumen ditangannya. “Ini daftar permintaan para korban. Semuanya diluar ekspetasiku. Mereka meminta kerugian yang cukup besar.” Teguh menaruh dokumen itu didepanku. “Bagaimana ini? Apa kamu akan menyetujuinya?” “Jika masuk akal saya akan setujui. Tapi jika tidak, tentu saja tidak.” Aku menjawabnya. “Apa yang kamu pegang itu?” tanyanya. Aku melihat dua tiket itu. “Nah kebetulan kamu ada di sini, karena sudah lelah bekerja, kamu pergi lah dengan istrimu nonton. Ini ada dua tiket yang diberikan Pak Jay untuk saya, tapi saya tidak punya teman nonton. Jadi, buatmu saja.” Aku memberikannya untuk Teguh. Teguh tertawa keci

