Tentang Teman (N)

1600 Words

Narendra POV. Akhirnya kami tiba di rumah, aku duduk di ruang tengah dengan melihat seluruh penjuru ruangan, aku merindukan anak-anak, biasanya mereka di ruang tengah untuk mengerjakan tugas atau sekedar bermain, tapi anak-anak sepekan di Bali, jadinya aku dan Syafana akan tinggal berdua di rumah ini. Tatapanku mengarah pada Syafana yang kini duduk disebelahku. “Mas, kamu tidak ke kantor?” tanya Syafana dengan tatapannya. “Tidak. Hari ini aku akan bekerja di rumah,” jawabku. “Tapi, kenapa mas?” “Aku akan menemanimu,” jawabku lagi. “Mas, aku tidak perlu ditemani loh.” Aku menggelengkan kepala. “Aku tidak apa-apa. Aku masih bisa jalan.” “Kamu bisa jangan rewel kalau di kasitau?” tanyaku. “Tapi kan ini bisa menghambat pekerjaanmu,” katanya. “Aku tidak apa-apa. Aku sehat dan aku bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD