55. Perang Dingin

1047 Words

“Nona Jesslyn ...?” panggil Pak Jo pada Jesslyn yang sedang tertawa memikirkan rencana untuk menyingkirkan Gerry dan Ratu. “Emmm?” sahutnya. Pak Jo pun membisikkan sesuatu dan Jesslyn memperhatikan itu dengan seksama. Tak lama kemudian, wanita itu pun melonjak kegirangan tanpa ingat jika dirinya sedang berbadan dua. “Kau sungguh serius, kan, Pak Jo?” Pria paruh baya itu mengangguk yang membuat Jesslyn semakin girang. “Baiklah, Pak Jo! Kalau begitu tolong antar aku ke rumah sakit sekarang juga!” titah Jesslyn. “Baik, Nona.” “Ah, sebentar, Pak Jo!” Jesslyn mencegah agar Pak Jo tak buru-buru pergi. “Kenapa, Nona?” tanya pria itu pada Jesslyn. “Kita harus menyiapkan amunisi untuk menemui Harry.” Jesslyn mulai tersenyum licik. Pak Jo tak menjawab karena tak mengerti amunisi apa.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD