Aku Butuh Kamu, Nis

1052 Words

"Kalian masih mau kerja, nggak?" bentak Elang sambil menggebrak meja. "Masih, Pak ...." Keempat orang di depan Elang hanya bisa menjawab lirih sambil tertunduk. Mereka kenal betul orang seperti apa bos mereka ini. Lebih baik diam daripada berusaha berpendapat tapi ujung-ujungnya hanya memperkeruh keadaan. Elang kalau sudah marah, hal benar pun tetap salah di matanya. "Ini yang terakhir. Kalau sampai ada komplainan lagi, saya punya banyak cadangan yang siap menggantikan kalian!" Mereka hanya menghela napas sabar. Memang begini nasib bawahan, terlebih kalau atasannya modelan Elang. "Pulang dari sini, segera usut penyebab komplainan kemarin. Kalau memang ada unsur kesengajaan dari luar, segera laporkan ke saya beserta bukti-bukti yang terperinci. Kalau ini murni kecerobohan tim kalian, or

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD