Terlepas dari gunjingan para tetangga yang tahu bahwa calon suami Sabrina sudah memiliki anak, acara lamaran itu tetap berlangsung. Sabrina lebih banyak diam, dia malu karena tahu keluarga Gama saat ini sedang memerhatikannya. Ia lebih memilih berbicara dengan Maha untuk mengikis kesalahtingkahan. Bocah itu bahkan meminta duduk di sebelahnya sejak acara dimulai. Keluarga Gama tahu bahwa Sabrina sudah tidak memiliki ayah, sehingga Mirna sendiri yang berhadapan dengan Tama saat pria itu mengutarakan niatan Gama untuk melamar Sabrina. Dada Sabrina merasa tergelitik. Alangkah indah begitu pikirnya, jika semua ini nyata adanya. Siapa wanita yang tidak ingin mendapat pendamping yang tampan dan juga kaya raya. Selama menjadi asisten Gama, dia juga tahu kalau pria itu berhati baik. Gama tidak pe

