81

1898 Words

Sejujurnya, Puspa bukan orang yang nyaman pergi ke mana-mana sendirian. Ia akan merasa asing dan kecil di tengah keramaian jika di sebelahnya tidak ada seseorang yang ia kenal. Puspa jadi teringat kekonyolan yang pernah dilakukannya waktu itu, nekat pergi ke club malam sendirian setelah memergoki Nando selingkuh. Puspa berakhir teler dan entah apa yang terjadi jika waktu itu yang menolongnya bukan Gahar. Aksi nekat itu membuat Puspa kapok ke mana-mana sendiri, terlebih ke tempat-tempat baru. Itulah mengapa Puspa mengatakan rencana kepindahannya ini bisa menjadi titik balik hidup Puspa, di mana ia benar-benar lepas dari kubah zona nyamannya. Sebetulnya sebelum ke sini, Puspa telah membuat sederet daftar tempat-tempat nama yang harus ia kunjungi selama di Jakarta. Akan tetapi membayangk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD