Usai makan malam, sebetulnya Puspa berharap Gahar akan mengajaknya jalan-jalan sebab sejak tiba dari bandara siang tadi, Puspa belum ke mana-mana dan hanya di kamar saja lantaran menunggu kedatangan Gahar. Salahkan Gahar karena tidak menyebut jam pasti dan hanya bilang ‘begitu urusan selesai’ sedangkan Puspa sama sekali tak tahu kapan kira-kira urusan itu selesai. Namun Gahar mengajaknya ke kamar tanpa berbasa basi menawari Puspa mau ke mana. Ya, Puspa juga salah kenapa tidak bilang keinginannya. Saat itu Puspa pikir, tidak penting di mana tempatnya, melainkan bagaimana pertemuan pertama setelah sekian lama ini berarti. Disamping itu Puspa juga pikir mungkin Gahar lelah. Maka kamar adalah tempat yang paling pas karena nyaman, tenang, dan hanya ada mereka berdua. Mereka mengobrol dan mel

