“Jacq, aku tadi bertanya karena ingin mengajakmu ke Gereja besok pagi!” kata Albert cepat dengan wajah merah. Dia tidak mau mendengar lebih banyak lagi perkataan Jacq, yang tentu saja membuat otaknya langsung traveling ke pergulatan mereka di ranjang bulan lalu. “Ge-Gereja?” ulang Jacq terbata, kali ini wajahnya yang merah. Dia sudah menuduh pria yang ingin mengajaknya ke gereja menjadi ngamar. Dari semua tempat yang ada di muka bumi ini, dia tidak pernah berpikir kalau Albert akan mengajaknya ke tempat ibadah! “Ya, Gereja!” jawab Albert yang setelah memastikan Jacq tidak akan mengatakan kalimat v****r lainnya, kembali duduk di kursinya. “Aku tidak mau!” tolak Jacq sambil membuang muka karena masih malu. Kenapa sekarang kesannya dia yang kegatelan! “Karen juga merupakan volunteer di ge

