Jacq masih cemberut saat masuk ke mobil Albert walau pria itu sudah berlaku sangat manis dengan membukakan pintu mobil. Dia langsung menepis tangan Albert yang ingin memakaikan tali pengaman kursi. Ini hari sabtu dan dia sudah berjanji kalau minimal satu minggu sekali akan menemaninya kencan dan dia adalah orang yang taat janji. Jadi walau dia malas setengah mati dan sangat tidak ingin, dia tetap harus pergi. Dia akan bersabar sambil menghitung mundur setiap minggunya. Sudah tiga hari dia harus meladeni Albert yang menelponnya tiap pagi, eh, kadang siang karena dia masih tidur dan setiap malam. Dia sudah sering menjawab dengan buruk, tapi pria itu sepertinya sangat tebal muka! “Apa kau suka makan steak?” tanya Albert saat dia duduk di kursi kemudi. “Biasa aja,” jawab Jacq. “Makanan It

