Surprise For Terry

1139 Words

Masuk ke dalam ruangan persegi empat, Terry kembali terkesima. Di dalam otaknya, kantor seorang pemilik perusahaan pasti akan tampak membosankan. Bapak Aditama pastilah orang tua botak berdasi, yang terlihat cerdas dan berwibawa. Atau jangan-jangan, malah seorang om-om m***m yang mengincar daun muda macam Terry ini. Hiihhh, seram. Namun, sejauh mata memandang. Kantor ini terlihat sangat keren dan begitu nyaman. Ada seperangkat sofa berbulu di sisi lain, yang melambai-lambai mengajak tidur. Perpaduan warna abu-abu dan hitam yang bukannya tampak gelap, tapi justru terlihat maskulin. Suasana sangat sejuk. Aroma pengharum ruangan yang tak biasa memaksa masuk ke dalam hidung. Membuat siapapun yang baru pertama kali datang ke kantornya, akan terus mengendus. Relax dan ya ... "Siapapun arsitek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD