Part 28

2224 Words

Luna POV Gue menatap puas sama hidangan sarapan yang udah gue siapin pagi ini untuk suami gue tercinta. Gue memang selalu rutin siapin sarapan buat Noah dan sarapan bareng sebelum dia pergi kerja. Makanya setiap pagi setelah bangunin Noah gue langsung sibuk di dapur. Meskipun ada asisten rumah tangga, gue tetap mau masak sendiri. Dulu waktu masih zaman-zamannya sekolah gue juga sering masakin sarapan terus bawain bekal buat Noah. Ah jadi ingat masa-masa itu.  "Lama banget sih, sebentar lagi kita masuk nih. Kalau pagarnya udah ditutup, kitakan gak bisa ma..." "Gue bikinin sarapan nasi goreng seafood tapi tetap pakai telur mata sapi yang kuning telurnya mateng buat lo." "Oke bagus, kita berangkat sekarang." Gue mencibir dengan respon Noah yang tiba-tiba berubah. Bukannya buaya rawa-rawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD