Brahm dan Karina mulai kembali beraktifitas seperti biasanya. Kesibukan demi kesibukan tidak dapat mereka hindari walaupun sudah dibantu dengan orang kepercayaan mereka. Meeting terakhir hari itu selesai, Karina sudah kembali ke dalam ruangannya, kemudian menyempatkan diri melihat ponselnya. Berharap ada pesan dari Brahm yang sedang berada di luar kota. Ada beberapa pesan yang masuk dan salah satunya membuat matanya membulat terkejut. "Hai Sayang, aku akan menjemputmu sore ini sama seperti yang selalu aku lakukan untukmu. Aku merindukan belaian dan dekapanmu disampingku. Salahkah jika aku memintamu kembali. Aku tahu suamimu tidak pulang hari ini, jadi jangan menghindariku. I miss you. dari lelakimu." Karina sudah tidak kaget lagi dengan pesan ini dan dia tahu pasti dari mantan suaminya

