Bab 28. Sikap Brahm

1616 Words

Mengandung konten dewasa Karina menceritakan apa yang terjadi pada dirinya malam itu juga, setelah menenangkan diri menangis di pelukan Brahm. Keduanya duduk bersandar di atas ranjang, Karina menyandarkan kepalanya di bahu Brahm. Sesekali Karina menghapus kembali air mata yang mengalir saat menceritakan kejadian buruk beberapa jam lalu. Bagaimana dengan perasaan Brahm setelah Karina menceritakan pengalaman yang baru saja menimpa dirinya? Brahm merenggangkan pelukannya dan menatap wajah Karina. Mata hazel itu terlihat begitu menyeramkan. “Maafin aku, aku terbawa emosi belakangan ini. Mulai besok kamu harus menurut, jangan keras kepala lagi. Semarah-marahnya kamu tetap pulang sama supir. Kalau kamu mau menyendiri aku tidak masalah tapi harus dengan supir. Soal Charles, serahkan semuanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD