"Kau mau melanjutkannya, Sayang?" Chris sudah diselimuti kabut candu pada Rindu, ia tidak melihat keinginan apa pun lagi selain mendekap erat gadis di hadapannya. Sorot mata Rindu tidak seperti ia yang biasanya, deru napasnya yang tersengal dan suhu tubuhnya yang tiba-tiba naik membuat Rindu kehilangan kendali atas jawabannya sendiri. Chris berpindah pada ceruk leher gadis itu, menciumnya panas hingga adrenalin dalam diri Rindu bekerja memompa jantungnya lebih gila lagi. "Aku akan berhenti jika kau tidak siap ...." Bibir Chris yang menyentuh kulit leher Rindu serta sapuan napasnya membuat tubuh gadis itu terasa lemas, anehnya sensasi yang ia terima dari Chris dan Derren terasa berbeda, tidak ada ketakutan akan dilukai, tidak ada kekhawatiran akan dihancurkan. Bibir keduanya kembali ber

