"Kamu baik-baik saja? Jepang pasti lebih dingin dari Jakarta, kan?" Kekhawatiran seorang Ibu tidak bisa disembunyikan meski putranya berulang kali membuat ulah bahkan meski ia dilarang untuk berkomunikasi namun wanita paruh baya itu tetap saja melakukannya. Dengusan tawa mengejek pertanyaan yang dilontarkan kepada pria muda yang merupakan putranya tersebut. "Ma, kalau Mama benar-benar khawatir harusnya Mama bisa membujuk papa untuk memulangkan aku!!!" bentakan yang ia lontarkan penuh penekanan, rasa frustasi dan marah yang membuatnya hampir gila. Belum lagi ia harus di kelilingi para bodyguard padahal ia sendiri tidak bisa pulang ke negaranya, ia tidak bisa melakukan apa pun. Wanita itu menggeleng dengan wajahnya yang sedih, ia tidak memiliki kuasa untuk itu meski ia ingin namun suamin

