Ibu

1168 Words

"ENGGAK!!" pekik Rindu menolak tawaran Chris namun tatapan terkejut Irhen membuatnya buru-buru meralat ucapan yang baru saja keluar, "maksud saya, maksud saya tidak perlu, Pak." "Tapi Ndu hujannya deres banget lohh!" Irhen menyambung obrolan Rindu kepada Chris seolah menginginkan sesuatu yang berbeda dari yang Rindu katakan. "Di mana rumahmu?" tanya Chris kepada Irhen. "Saya, di daerah Jalan Pahlawan, Pak." Chris mengangguk, "kita searah." Kemudian ia menatap Rindu dan menanyakan hal yang sama namun Rindu menatap Chris dengan jengkel karena pria itu memang tengah menggoda dirinya. Irhen bisa melihat bagaimana keduanya saling menggoda dengan ekor matanya. "Rindu masih di daerah Aryaduta, kan?" tanya Irhen meyakinkan lagi, sebab ia memang tidak tahu tempat tinggal Rindu kecuali dari pen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD