97.Benci untuk Mencinta

3169 Words

Benar papaku,sewaktu kafe Kendi sudah beroperasi,aku memang jadi nongkrong setiap hari dari pagi sampai malam.Aku suka membantu Miranda,yang kadang ikutan sibuk melayani pengunjung.Di sana aku membawa laptopku untuk membantu pekerjaan papaku,atau pekerjaan design dari Yudha,lumayan dapat uang juga dari Yudha untuk aku jajan di kafe Kendi.Kendi sih awalnya marah,tapi aku selalu bersikeras tetap membayar tagihan minuman atau makananku.Teman sih teman,tapikan ini tempat usaha,aku nongkrong di kafe lain juga aku mesti bayar jajananku.Teman teman yang lain kadang datang dan ikut bergabung.Kecuali malam weekend baru kami pasukan komplit berkumpul di kafe.Aku yang memang selalu bernyanyi menemani Kendi dan band,Miranda tetap dengan posisinya jadi kasir dan kalo sudah sepi baru dia bergabung sambi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD