100.On The Dance Floor

2862 Words

Karin dan Sinta masih meledekku waktu aku di make up saat hari pernikahan Omen akhirnya tiba.Dari subuh mereka sudah datang ke apartemanku karena lokasi mempelai perempuan. “Udah ah,yang nikah Mia,malah elo berdua ledekin gue”keluhku keluar kamarku untuk melihat persiapan Mia di kamar tamu. Mia juga sudah selesai tapi aku mematung di pintu waktu melihat Mia sedang bersimpuh di kaki mama dan papaku yang duduk di tepi ranjang. “Om…tante…..aku gak punya orang tua.Kalian yang bukan siapa siapa aku,tapi kenapa bersikap seperti kedua orang tuaku?..”kata Mia. Dan isak tangis di belakang punggungku terdengar.Aku tak perlu menoleh untuk tau itu isak tangis siapa.Mamaku juga terlihat meneteskan airmatanya.Hanya papaku yang mengusap punggung Mia dan tersenyum. “Untuk itu,aku tanya…maukah kalian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD