Tentang semesta yang mengajak kita berpesta rasa hingga akhirnya tercipta luka juga kecewa *** "Ucapan lo keren tadi!" Dinda memutar bola mata lalu menidurkan kepalanya di atas meja berbentuk persegi. Kebetulan Lintang mengajaknya ke tempat rekreasi. Beruntung bukan hari libur, jadi suasana terasa damai karena tidak banyak pengunjung. "Lintang," panggilnya sembari menatap danau kecil yang tak jauh dari posisi mereka berada. "Apa ... kali ini dia bener-bener tulus?" Lintang tak langsung menjawab, ia memikirkan baik-baik apa yang hendak dikatakannya agar tidak membuat Dinda sedih atau berharap terlalu tinggi. "Gue gak tau pasti, cuma ... dia keliatan terluka pas liat kita tadi," ucap lelaki itu membuat Dinda mendesah berat. Lintang tahu, Dinda sedang bimbang. Gadis itu goyah dengan si

