Karena terkadang cinta memang tak tahu malu. Sudah berlalu pun tetap saja menjadi benalu *** Sudah beberapa hari sejak kejadian itu, Dinda selalu berusaha untuk tak bertemu dengan mantan kekasihnya. Ketika matanya menangkap sosok Nathan, ia akan langsung bersembunyi atau menghindar sejauh yang ia bisa. Hingga kemarin, Nathan tiba-tiba mengiriminya pesan. Hanya berisi sapaan dengan panggilan yang biasa lelaki itu berikan. Namun, bukankah seharusnya ia tidak merasa terganggu? Gadis itu menghela nafas panjang, memandangi beberapa mahasiswa lewat jendela ruangan kelasnya yang sudah kosong, tersisa dirinya. Getaran ponsel membuyarkan lamunannya. Dinda mengambil benda pipih tersebut dari atas meja dan menggeser tombol hijau. "Ya, halo?" "Din, dia di taman depan fakultasnya." Dinda mengern

