Veron menerobos beberapa petugas keamanan yang sedang berjaga didepan gedung raksasa dihadapannya, setangah berlari menuju Ballroom yang sudah dipenuhi oleh lautan manusia. Dara. Dimana Dara? Veron terus bergerak mencari sosok yang entah ada dimana saat ini, bersyukur karna Alvin ada bersamanya hingga para petugas keamanan tadi berhenti merecokinya. Nafasnya memburu, detak jantungnya makin berpacu semakin kuat saat tubuh mungil itu memerangkap kedua indranya. Tidak ingin memancing keributan Veron melangkah pelan kearah gadis yang berniat menghampiri seorang wanita anggun yang sangat dikenalinya. Ini tidak boleh terjadi. "Dara.." Gadis itu tersentak saat jemari Veron melingkupi lengannya, menariknya entah kemana. "Veron.." Dara mengulum bibirnya, mencegah dirinya agar

