My Driver 3

917 Words
Pagi sekali Kevin sudah datang ke rumah majikannya, hal pertama yang ia lakukan adalah memastikan mobil majikan kecilnya itu dalam keadaan bersih. Usai sarapan Mila segera pamit pada sang papa dan segera berangkat menuju sekolahnya. "Selamat pagi non" sapa Kevin. "Ya pagi, ayo berangkat gue gak mau telat" ucap Mila dengan ketusnya. "Baik non" ucap Kevin, ia membukakan pintu belakang untuk Mila. Sepanjang perjalanan Mila hanya diam, ia terlalu enggan untuk berbicara dengan supirnya tersebut dan ia lebih menyukai berselancar di dunia maya melihat berita dan gosip terkini dari akun i********: miliknya. "Sudah sarapan non" Kevin membuka suaranya memuali obrolan ringan. "Apa peduli lo, mau gue sarapan atau enggak, gak ada urusannya sama lo" ucap Mila dengan ketus dan tanpa menatap sang supir yang berada di jok depan. "Saya hanya bertanya non, maaf kalau non kurang suka" ucap Kevin. "Diam deh lo, banyak bacot. Ini gak bisa cepat ya? lo nyetirnya kayak keong kalau gini caranya bisa telat gue"omel Mila. "Baik non saya tambah kecepatannya" Kevin menaikkan kecepatannya menuju sekolah Mila. "Kevin... minggirkan mobilnya" ucap Mila. "Ada apa non" tanya Kevin. "Pinggirkan mobilnya" ucap Mila sekali lagi. Dan tanpa disangka setelah meminggirkan mobilnya Kevin dipaksa Mila keluar dan gadis itu mengambil alih kemudi mobilnya. "Jangan non biar saya saja" ucap Kevin. "Diam lo, lo nyetir kayak keong dan harusnya lo nyetirnya seperti ini" Mila membawa mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi membuat Kevin menahan nafasnya. "Non jangan ini terlalu berbahaya" Kevin sesekali memejamkan matanya melihat bagaimana gilanya Mila membawa mobilnya. "Gapapa, mumpung jalanan sepi, kalau macet gak bisa kayak gini" ucap Mila. "Stop non ini berbahaya" Kevin menaikkan nada suaranya. "Kenapa? lo takut? cemen lo" Mila puas menertawakan Kevin. Kevin akhirnya bisa bernafas dengan lega setelah tiba dengan selamat di sekolah Mila. "Lo boleh bawa mobilnya jalan-jalan sesuka lo sama cewek lo, tapi ingat jemput gue nanti jam 4" ucap Mila saat masih berada dalam mobilnya. "Saya gak mau korupsi waktu non, saya akan menunggu disini sampai sekolah non bubar" ucap Kevin. "Terlalu jujur lo, udah gapapa gue kasih ijin kalau lo mau jalan sama cewek lo" ucap Mila lagi. "Gak non terimakasih" ucap Kevin. Mila mengeluarkan pakaiannya dari dalam tas dan tanpa canggung ia membuka baju serta rok sekolahnya didepan Kevin. Kevin yang melihat kemolekan tubuhnya tentu menelan ludah dan air liurnya, lelaki mana yang tak tergiur melihat keindahan tubuh seorang Amanda Mila. "Non... non ngapain" ucap Kevin, ia memalingkan wajahnya. "Sok alim lo pakai acara gak mau lihat segala, padahal yang dibawah sudah berdiri" ledek Mila seraya mengenakan atasan kaosnya. "Non mau kemana, ini jam sekolah non" tegur Kevin. "Gak usah bawel, tugas lo disini hanya mengantar jemput gue bukan jangan ikut campur urusan gue" tegur Mila dengan keras. "Saya memang hanya seorang supir non, tapi saya berkewajiban menegur dan melarang kalau memang non berbuat salah. Sekarang ganti baju non, pakai kembali seragamnya" ucap Kevin. "Gak, gue mau jalan sama cowok gue" ucap Mila. "Bedakan waktu antara sekolah dan bermain non, dan sekarang saatnya sekolah, ganti baju non sekarang saya tunggu diluar atau non gak akan keluar dari mobil ini sampai jam pulang sekolah" ucap Kevin, ia mengambil kunci mobil dan menguncinya dari luar. "Hei... supir gila... buka pintunya" teriak Mila dari dalam mobil namun tak digubris Kevin. Dengan terpaksa akhirnya Mila mengenakan kembali seragamnya dan masuk ke sekolah, tentunya dengan gerutuannya yang sangat kesal pada supir barunya itu. Melihat Mila yang diantar supir baru nan tampan tak pelak Mila menjadi bahan buruan sahabat dan teman-temannya. "Mil supir lo oke tuh, bolehlah buat gue" ucap Catherine sahabatnya. "Ambil kalau lo mau, supir nyebelin gitu" omel Mila. "Siapa namanya Mil, gila baru kali ini gue melihat supir seganteng itu" ucap Dinda yang juga sahabatnya. "Namanya Kevin, ganteng iya nyebelinnya juga iya" omel Mila. "Lo gak mau pacarin dia gitu? keren abis loh Mil orangnya" ucap Catherine. "Lebih keren Eric kemana-mana kali, dia mah gak ada apa-apanya" ucap Mila. "Eric cowok itu? masih aja lo jalan sama dia Mil... ini nih yang bikin Mila makin gak bener, gara-gara pacaran sama si Eric" omel Dinda. "Apaan sih lo, dia baik kali" omel Mila tak terima kekasihnya yang bernama Eric itu diburukkan. "Baik dari mananya Mil? yang ada dia membawa dampak yang buruk buat lo, lo sering bolos dan di ajak ke club" omel Catherine. "Bawel lo pada" omel Mila yang kemudian meninggalkan dua sahabatnya itu masuk kelas. --- Jam pulang sekolah, Mila bukan menghampiri mobilnya namun ada sebuah sport merah yang dihampirinya. Mila masuk ke dalamnya dan memeluk seorang lelaki. "Kok gak jadi bolos tadi" ucap lelaki yang bernama Eric tersebut. "Maaf aku gak bisa, tuh supir baru nyebelin banget sudah kayak papa aku aja, tukang atur" omel Mila. "Jadi dia penyebab kencan kita gagal?" tanya Eric dengan kesal. "Hm" angguk Mila. "Gapapa, lain kali kita bisa atur rencana lagi" ucap Eric, lelaki itu memeluk Mila erat dengan tangannya yang merayap kemana-mana. "Eric, jangan..." tegur Mila. "Kenapa sih? ayolah..." ucap Eric. "Jangan" Mila berusaha berontak saat kekasihnya itu berusaha menggagahinya. Melihat perlakuan nakal Eric pada majiannya Kevin mendekat, ia membuka pintu mobil Eric lalu menarik keluar lelaki itu. "Hei apa-apaan ini" teriak Erik. "Kamu yang apa-apaan, kamu mau apakan majikan saya" ucap Kevin. "Oh jadi lo supirnya cewek gue, jangan ikut campur" geram Eric. "Saya berhak ikut campur karena kamu sudah berbuat tak senonoh pada majikan saya" ucap Kevin. "Kevin sudah, sebaiknya lo tunggu gue di mobil, jangan ikut campur" ucap Mila. "Tuh dengarkan" ucap Eric mengejek. "Tapi non..." "Kembali ke mobil Kevin" ucap Mila lagi. Setelah berbicara sebentara dengan Eric Mila segera kembali menuju mobilnya untuk segera pulang, dan tentunya dengan omelan-omelannya pada Kevin. ♥♥♥
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD