Dua puluh menit sudah Arumi menghabiskan waktunya berendam air panas. Ia segera bergegas menunggu Demas sang pujaan hati. Tiga hari tanpa kabar dan hari ini Demas rela menyusul untuk bertemu dengan Arumi sampai kepuncak, membuat Arumi berbunga-bunga. Memikirkannya saja sudah membuat wajahnya bersemu. Ah, bukan hanya Arumi. Siapa saja saja di posisi itu pasti juga merasa bahagia. Arumi lantas keluar dari kamarnya. Tapi, suasana sangat lengang. Hanya terlihat beberapa seorang pegawai vila yang sedang membersihkan kaca. Arumi juga tidak dapat menemukan Jefry yang sejak tadi asik bermain ponsel sambil rebahan di sofa malas. “Kemana semua orang?” batin Arumi sambil berjalan menyusuri vila megah tersebut. “Devara!” panggil Arumi. Tapi, massih tidak ada jawaban. “Jefry! Kalian di mana sih?! Pa

