Dua minggu sudah berlalu sejak terakhir Arumi jalan-jalan ke puncak bersama adik, sahabat dan disusul kekasihnya. Hubungan antara dirinya dengan Demas semakin hari semakin mesra saja. Devara yang menyadari hal tersebut merasa semakin khawatir setiap harinya. Ia masih takut jika Demas berbohong atau tidak bisa menepati janjinya, sekali pun saat di puncak Demas mengatakan jika dirinya benar-benar mencintai Arumi dan membatalkan taruhan bodoh tersebut. Devara secara tidak sengaja malah menjauhkan dirinya dari Arumi. Seperti saat ini, Devara tengah mengerjakan tugas makalanya di kantin dan tanpa sengaja ia melihat Demas bercengkerama dengan teman-temannya, kecuali si kembar. Ada rasa muak tang teramat sangat di dalam dirinya. Kebiasaannya ke kantin barengan sama Arumi juga sudah tidak pernah

