Gantungan lampu yang berwarna kuning putih dari jauh terlihat begitu indah menerangi rumah bagan yang kini telah disulap seperti restoran apung itu. Bukan hanya Arumi yang terkagum-kagum melihat keindahan dekorasi yang tersajikan. Tetapi kedua tim medis yang ikut juga terbawa suasana hangat nan romantis. Sejuta pelangi kini tengah bersinar di relung jiwa Arumi seolah berharap dan berandai-andai akan sesuatu yang pikirnya hal itu adalah perkara mustahil untuk dikabulkan oleh Tuhan saat ini. Sambil memandang bulan yang tengah membumbung tinggi dengan anggunnya di langit bertabur bintang Arumi merapalkan doa dalam hatinya. “Andai saja, loe nggak nyakitin hati gw, Dem. Rasanya malam ini, akan semakin terasa lengkap kalau ada loe yang ikut bareng kami semua. Seperti waktu itu, saat kita ada d

