Mentari pagi bersinar begitu cerah. Angin berhembus melewati jendela yang terbuka hingga menerbangkan gordin putih tipis itu ke dalam. Kamar yang didominasi serba putih itu terlihat begitu rapi. Semua barang tertata pada tempatnya. Kim membuka matanya yang langsung memicing begitu silau mentari menghantam penglihatannya. "Zeta," panggil Kim. Siapa lagi yang akan iseng membuka jendela pagi-pagi kalau bukan Zeta. "Good morning." Kim tersentak mendengar sapaan itu. Otomatis dia duduk san menoleh ke sumber suara. Raga di sana, berdiri dengan tangan memegang nampan berisi sarapan. Saat Raga mendekat, Kim buru-buru menutupi dadanya yang hanya berbalut tengtop tipis tanpa mengenakan Bra di dalamnya. Melihat itu, Raga duduk di tepi ranjang. Persis di samping Kim. "Nggak perlu ditutupin, aku

